Thursday, July 30, 2009

Garage Sale Juga Untuk Laki-laki

ata siapa hanya perempuan yang suka belanja dan punya banyak barang?

Dirumah saya, koleksi tas suami nggak kalah banyak sama punya perempuan. Ada tas kerja, tas travel, ada tas olah raga, tas kamera, tas computer dan lain-lain. Jenis, warna dan ukurannya macam-macam. 

Sepatu? Jangan ditanya! Ada sepatu santai, sepatu kerja, sepatu olah raga, sepatu khusus naik sepeda dan sebagainya. 

Setiap kali bongkar-bongkar barang di rumah, saya selalu berhasil mengumpulkan 1 kotak besar asesoris computer, HP, camera dan gadget lainnya yang hampir tidak pernah disentuh oleh suami. Dan masih banyak lagi barang lainnya, baju, buku, peralatan hobi, jam tangan, kaca mata, dan seterusnya... 

Semuanya menunggu nasib, mau dipakai lagi atau dibiarkan terbengkalai dilemari atau dilepas ke orang lain yang bisa memanfaatkan.

Garage sale bukan cuma untuk perempuan kok! 

Waktu kecil dulu, setiap kali ibu saya gelar garage sale di garasi rumah, ayah saya selalu ikut heboh. 

Di section barang jualan hasil sortiran ayah saya biasanya ada barang-barang ‘serius’ yang diminati sesama laki-laki, misalnya alat dan asesoris barbeque, tangga lipat, gergaji listrik, lensa kamera, alat pancing, spare part sepeda,golf set dan macam-macam lagi. 

Barang-barang ini nggak kalah seru peminatnya dengan barang-barang rumah tangga yang diminati perempuan. Apalagi karena barang-barang ‘serius’ seperti ini harga barang barunya di toko biasanya lumayan mahal.

Yang kadang bikin saya nggak habis pikir, para lelaki ini seringkali lebih pikir panjang sebelum melepas barang yang dimiliki yang sebenarnya tidak pernah dicari bahkan disentuh. 

Tidak semua laki-laki pastinya, tapi beberapa orang yang saya kenal dekat justru lebih 'sayang' sama barangnya dibandingkan saya yang perempuan. Ambil contoh ayah saya, kalau dulu Ibu saya bertanya, “Baju-baju kamu kok banyak yang nggak pernah dipakai ya? Kalau memang sudah tidak dipakai, di’lungsur’kan saja." Alasan ayah saya selalu sama, baju-baju yang kekecilan itu disimpan untuk dipakai lagi kalau ukuran pinggangnya sudah kembali kecil lagi. 

Niatnya sih baik, tapi mengharapkan ukuran pinggang mengecil 4 nomor agak nggak realistis ya? Kalaupun akhirnya berhasil, biasanya tercapai setelah beberapa lama dan pada waktu itu baju-baju yang dia simpan sudah out of date, jadi tetap saja harus beli koleksi baju baru. 

Ayo mari, Bapak/Oom/Mas …. 

Ikut sortir barang dan dijual di acara 1st Garage Sale tanggal 1 Agustus 2009! 

Banyak lho orang yang bisa memanfaatkan barang-barang yang sudah tidak kita pakai! 

Yuk, kita gabung dan have fun dengan garage sale yang sebenarnya di Jakarta Garage Sale.  

No comments:

Post a Comment