7 hari menjelang acara 1st Garage Sale…
Barang-barang bekas dari 26 member Jakarta Garage Sale sudah menumpuk rapi di garasi dan patio rumah. Semua sudah dibersihkan, sudah ditempel label harga dan sudah siap jual.
Mulai saya berpikir, “Apa ya yang belum saya siapkan?”
Bertahun-tahun berkutat dibidang konser dan festival musik, dari mulai konser tunggal artis Indonesia dan internasional sampai festival musik skala internasional, kebiasan ribet memikirkan dan mengurus segala tetek-bengek menjelang event sudah menyatu didarah dan susah untuk dihilangkan.
Saya sampai harus berkali-kali mengingatkan diri saya sendiri kalau garage sale ini adalah acara sederhana di rumah. “Nggak boleh dibikin ribet seperti konser musik!”
Tapi memang old habits die hard, saya nggak bisa berhenti berpikir sendiri, “Apalagi yang kurang? Apalagi yang belum?” Dst …
Biasanya, kalau sebelum event musik besar saya merasa santai dan nggak jumpalitan, saya malah jadi deg-deg-an.
“Aneh! Mau event kok santai? Pasti ada yang lupa nih …?!?!? “
Dan biasanya, kalau santai didepan, pas eventnya malah nggak karuan repotnya. Sebaliknya, kalau pas persiapan sibuknya amit-amit (sampai nggak sempet makan dan tidur), pas event biasanya malah bisa sedikit santai. (Memang pepatah lama itu nggak bohong ya?!?!? Ingat kan, pepatah lama: “Bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian”?)
Menjelang acara garage sale tanggal 1 Agustus yang tinggal beberapa hari lagi ini, mulai saya menghayal. Saya nggak pengen santai-santai didepan dan pas acara nanti saya ribet karena nggak bersiap-siap dengan baik. (Knock on wood !!!)
Jadi, seperti kebiasaan saya kalau mengerjakan sebuah event konser atau festival musik, semua saya bayangkan: mulai dari orang datang-masuk-keluar, lay out tempat, sistem pengelompokkan barang, display barang, sistem kerja kasir, jam set-up sampai ATK apa yang diperlukan dimeja kasir nantinya. (Per hari ini saya sudah mendata: 4 kalkulator, 2 buku catatan besar, 4 buku notes kecil, lots of pen, steppler dan isinya,and the list goes on…)
Banyak ternyata ‘printilan’ kecil yang harus saya pikirkan dan siapkan dan kerjakan.
Satu pelajaran yang saya ambil dari pengerjaan acara garage sale kali ini: mau event besar di venue spektakuler, ataupun ‘event’ kecil dirumah sendiri, sama-sama perlu kerja keras, konsentrasi, waktu dan tenaga yang nggak sedikit. Ribetnya sama, kalau kita memang mau mendapatkan hasil yang baik. (Again, no pain – no gain!)
Tapi, sesibuk apapun megurus acara garage sale ini, ada sensasi yang sama sekali berbeda yang saya rasakan selama mengerjakan persiapan “event” kecil di rumah ini!
Karena dikerjakan dengan ‘hati’ dan “passion”, semua pekerjaan rasanya menyenangkan. (Per hari ini, perasaan saya masih belum berubah!)
Ditambah lagi karena saya bisa mengerjakannya full-time di rumah, sambil terus mengerjakan kegiatan rutin harian saya.
Ditambah lagi karena seluruh keluarga terlibat, termasuk kedua anak saya yang umurnya 3 dan 8 tahun.
Ditambah lagi karena lewat acara ini saya dapat banyak teman baru dan jadi berhubungan lagi dengan teman-teman lama yang sudah lama ‘menghilang’ dari hidup saya.
Ditambah lagi dengan membayangkan muka-muka pembeli barang yang nanti mendapat barang bermanfaat murah.
Semuanya, diaduk jadi satu, rasanya sangat menyenangkan!
Well at least for me, it’s a true fun and fulfilling experience!
It’s really rewarding!
(Persis seperti kalau kita bikin kue sendiri yang nggak bantat dan enak rasanya…)
Tumpukan rapi barang-barang bekas di rumah saya menjadi ‘monumen’accomplishment untuk saya. (Walaupun gara-gara tumpukan barang-barang ini, mobil saya nggak cukup lagi masuk garasi dan patio untuk sementara nggak bisa kami pakai untuk duduk-duduk santai).
Kalau ada orang bijak yang bilang, “Life is a bowl of cherries”, saya juga bilang kepada diri saya sendiri, “This garage sale is like a bowl of cherries”.
Semangkuk ceri, sensasinya rame! Ada yang asem, ada yang manis banget, ada yang lembut banget, ada yang hambar, ada yang hampir busuk! Setiap butir ceri dalam semangkuk ceri punya ‘cerita’nya sendiri-sendiri.
But overall, it’s full of good taste!
It makes you feel good eating it.
Its fulfilling!
It’s simple yet wonderful.
(Hey … am not promoting cherries. I just love them a lot!)
Untuk saya, hari demi hari mengurus persiapan acara garage sale rasanya sama dengan menghabiskan semangkuk ceri.
It brings happiness to me, simply just by taking my time to enjoy it one by one.
Bit by bit and step by step.
Disela-sela kesibukan persiapan menjelang acara (besok pagi saya sudah bertekad untuk mengecat kain sendiri untuk membuat spanduk acara a-la ‘home made’…) dan kegiatan rutin sehari-hari dirumah, saya terus berdoa, “Mudah-mudahan apa yang saya kerjakan ini membawa manfaat untuk banyak orang dan mudah-mudahan acara minggu depan bisa lancar dan menyenangkan untuk semua”.
Am really hoping, next week, selama acara garage sale, Kalila Residence bisa menjelma menjadi “a bowl of cherries” untuk banyak orang.
Imagine …
Akan ada bermacam-macam orang.
Akan ada bermacam-macam barang.
Akan ada bermacam-macam pengalaman.
Dan akan ada bermacam-macam kenangan.
No comments:
Post a Comment